Jadi pengusaha fashion itu ribet ?

Jadi pengusaha fashion itu ribet ?

Kita cari jawabannya bareng Yuk…! . Bareng komunitas TDA Jakbar (Rumah belajar dan bertumbuh) kunjungan UKM busana muslimah ‘UKHTI’ yang meraih sukses dari NOL dengan dukungan TDA

RABU, 10 JUNI 2015, JAM 9.00-12.00
Lokasi: Ruko Permata Puri 2 Blok L No.11, Cisalak Pasar, Cimanggis, Depok

Pendaftaran terbatas,keterangan lebih lanjut silahkan menghubungi Telp/WA 0818-419101 / 08121-864-6642 (Akram), 0856-9492-9992 (Sunardi), Pin BB 26BED4D1

Regards,
@tdajakbar

Share

TDA Jakarta Barat Forum – 30 Juni 2013

Jangan lupa! Hadirilah TDA Jakarta Barat Forum.
Besok, 30 Juni 2013 bertempat di jalan Palmerah Utara no. 28, Slipi Palmerah. (Dekat sekolah regina pacis palmerah)

Topik kali ini akan membicarakan mengenai:
1. Sharing Rakernas TDA yang diselenggarakan di Malang beberapa waktu yang lalu
2. Struktur dan Kepengurusan TDA
3. Rencana TDA Jakarta Barat berikutnya

So?
tunggu apalagi. Ditunggu kehadirannya besok kawan” .

Salam sukses

Share

TDAJakbar Forum : Optimize Your Social Media

TDAJakbar Forum : Optimize Your Social Media.

Pesatnya perkembangan bisnis online di Indonesia merupakan hal yang luar biasa beberapa tahun belakangan. Hadirnya media sosial seperti  twitter, facebook, plurk, google plus dll semakin menambah ramai dunia online di Indonesia, bahkan para penggunanya mampu memanfaatkan social media tersebut sebagai penunjang pendapatan bisnis.
Nah bagaimana memanfaatkan twitter agar menjadi salah satu sumber pendapatan bisnis kita?ingin tahu caranya?Ikuti seminarnya dengan @pakarseo Ali Akbar, ia akan mengupas tuntas mengenai optimasi media sosial.

Hanya dengan 250rb Anda mendapat :

1. Jurus sakti mengubah akun social media menjadi pundi2 pendapatan
2. Berkesempatan mendapat berbagai doorprise menarik
3. Free snack
4. Menambah networking

Promosi untuk 75 orang pertama Rp. 250rb utk 2 orang, setelah itu kembali normal Rp. 250rb per orang.

Jangan sampai kehabisan @pakarseo akan mengupas tuntas Optimasi Social Media, kapan sih kegiatannya?catat ya…

Hari : Kamis, 10 Mei 2012
Jam : 13.00 – 17.00
Tempat : Gedung BPPT Ruang Komisi 1-3, Jakarta Pusat
JL MH Thamrin No 8

Buruan daftar…caranya :

1. Transfer biaya pendaftaran sebesar Rp. 250.000,- ke rekening BCA 3451957366 atau Mandiri 128-000-4675986 atas nama Asty Dinar Kandi dengan disertai 3 digit terakhir nomor handphone misal Rp. 250.113,-.

2. Konfirmasi pembayaran ke 081808606113 atau 087886761010 dengan format NAMA LENGKAP (spasi) NO HP (spasi) NOMINAL (spasi) KOTA contoh Henri Kristiantoro 081808606113 Rp. 250.113 JAKARTA.

Informasi lebih lanjut hubungi  :

Agung Budi P 081283676719 (BungaHati.com)
Henri Kristiantoro  081808606113 (Herbalkoe.com)
Dian K Tyas 087886761010 (De-klappie.com)

Pantau timeline twitter
@pakarseo
@infoBISMAcenter
@tdajakbar
@HenriKris
@st_kurniawan
@diandeklappie

Terima Kasih

Henri Kristiantoro | 081808606113 | @henrikris | HerbalKoe.com

Share

Masyarakat Pembelajar : Pengusaha UKM jangan berbisnis ala Rambo

http://www.wartakota.co.id/detil/berita/62245/UKM-Jangan-Berbisnis-Ala-RamboUKM

Komunitas bisnis Tangan Di Atas (TDA) Jakarta Barat dan Masyarakat Pembelajar (MP) mengadakan pelatihan bisnis guna meningkatkan daya saing usaha kecil dan menengah (UKM). Sektor UKM perlu meningkatkan kemampuan SDM-nya supaya bisa lebih kompetitif di pasar.

“Pengusaha UKM jangan berbisnis ala Rambo. Tapi harus melengkapi diri dengan ilmu dan strategi bisnis yang jitu agar bisa menaklukkan tantangan pasar dengan efektif dan efisien,” ujar Nuh Bayu Putra salah seorang pemilik MP.

Pelatihan pertama dengan tema “Art of Selling” diadakan untuk meningkatkan penjualan UMKM. Kegiatan tersebut diselenggarakan sekaligus untuk menandai pre launching Masyarakat Pembelajar, pekan lalu. Rencananya, launching MP akan diadakan dalam waktu dekat ini, dengan melakukan gebrakan lainnya, yakni, memberikan pelatihan kepada pengamen agar mereka dapat meningkatkan kualitas hidupnya.

Masyarakat Pembelajar yang didirikan oleh Henri Kristiantoro, Nuh Bayu Putra, dan Teenu Chandra Jiriadana itu bukan sekadar untuk mengejar profit bisnis, tapi yang lebih penting dapat memberikan sesuatu yang bermanfaatkan bagi peningkatan kualitas SDM Indonesia.
“Kami sengaja memilih segmen menengah bawah. Tujuannya untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia, khususnya UKM. Dengan pelatihan yang diselenggarakan MP, sektor UKM juga dapat meningkatkan attitude (pelayanan) kepada customer, pelanggan agar mereka bisa bersaing dengan produk-produk sejenis dari luar negeri,” ujar Henri Kristiantoro.

Dikatakan, kegiatan tranning atau pelatihan seperti leadership, motivasi, dan selling di Indonesia masih relatif mahal. Harganya berkisar Rp 500.000 sampai Rp 5.000.000. Oleh karena itu karyawan, satpam, office boy, tak tersentuh tranning. Di perusahaan-perusahaan menengah besar yang diberikan tranning juga terbatas pada level manager. “Padahal pengusaha UKM, karyawan, office boy dan satpam, juga membutuhkan tranning agar mereka dapat meningkatkan kualitas hidup dengan bekerja lebih cerdas,” tambah Teenu Chandra Jiriadana, mantan dosen psikologi Universitas Indonesia (UI).

Menurut dia, MP sengaja memilih pangsa pasar menengah bawah agar mereka dapat bersaing, dengan memberikan pelatihan yang relatif murah, berkisar Rp 100.000 hingga Rp 200.000 per orang.

Dengan mengikuti pelatihan “Art Selling”, misalnya, pengusaha UKM dapat mengikuti dan menerapkan strategi berjualan yang cerdas seperti yang dilakukan perusahaan dan salesman terunggul di dunia.
Saat ini, masih banyak UKM yang berjualan ala Rambo. Mereka “menembaki” semua yang dianggap musuh (calon pelanggan) yang berada di sekitarnya secara membabi buta. Cara berbisnis seperti itu sangat tidak efektif dan efisien karena memboroskan sumber daya yang dimiliki UKM. Di sinilah diperlukan adanya art selling sehingga UKM bisa berjualan sesuai dengan target marketnya dan keunggulan produk masing-masing. “Kebanyakan pengusaha UKM hanya bekerja keras, tapi tidak bekerja cerdas sehingga mereka tidak dapat memenuhi target bisnisnya,”kata Bayu.
Bayu juga menekankan agar UKM tidak hanya memperhatikan masalah pelanggan, sebab kegiatan bisnis juga sangat dipengaruhi oleh dua faktor lainnya yang sangat signifikan, seperti perubahan dan pesaing. Perubahan teknologi, misalnya, membawa perubahan yang sangat besar bagi kehidupan manusia. “Bayangkan saja, saat ini tukang sayur berjualan sudah pake SMS. Saya juga punya kenalan pengamen, dia minta dihubungi lewat facebook sebab memiliki tiga account. Semua itu menuntut agar pengusaha selalu kreatif dan tidak bisa lagi hanya duduk manis menunggu pembeli datang,” ujar Bayu.
(Herry Sinamarata)

Share

Buka Bersama TDA Jakbar 13/08/2011

TDA Jakbar] Silahturahim ~ Sentuhlah ia tepat di hatinya‏

Alhamdulillah, acara silahturahim terlaksana. Hadir para punggawa TDA Jakbar, tamu dari TDA Bekasi juga. Bahkan saya bertemu dengan teman kuliah yang sdh 8thn lalu tidak bertemu.

Diawali dengan perkenalan Pak Glen dan Ibu, Pak Budi, Saya, Mas Apri dan Mbak Dona (penyiar pas fm), Pak Imam Afsori dan Ibu, Pak Zaki dan Ibu (TDA Bekasi), Pak Darul, Pak Iwan, Pak Jiran. Disusul kehadiran Mas Peni tanpa s dan Pak Prady beserta calonnya :)

Sharing berjalan seru, tak terasa sudah waktunya berbuka, setelah berjamaah sholat magrib dilanjutkan makan Nasi Liwet Parahiyangan “Kang Jiran” kebanggaan TDA Jakbar dan sudah sangat dirindukan kehadirannya :) camilan lainnya, kroket Pak Iwan, Klappetart Bu Dian, es cincau, teh Zegar Pak Glen (Zegarnya nyata dan MenZegarkan), Kue Kering nan renyah ketika dikunyah Mbak Dona, pempek, tekwan dll…
Setelah kenyang kami pulang….oh ternyata tidak karena sambil makan terjadi diskusi seru dan materi pun berlanjut makin memanas hingga tak terasa sudah pukul 20.30 jika diperkenankan, enggan kami beranjak kalo perlu hingga waktu sahur mendengarkan materi ini…terdengar hebat kan?emang top markotop dah…

Seperti biasa materi dari Pak Glen sangat berdaging, empuk, gurih, kali ini bertemakan “segmentation customer”

Apa itu segmentasi, secara teori menyebutkan bahwa segmentasi adalah membagi pasar dalam group agar kita dapat memenuhi kebutuhan pasar tersebut.
Apa tujuan segmentasi?agar kita bisa mengidentifikasi pada group mana produk kita akan dipasarkan, sehingga kita dapat lebih fleksibel dalam menentukan harga.
Dimulai dari pertanyaan sederhana yaitu who?what?why?
1. Who » siapa yang akan beli
2. What » apa yang akan mereka beli
3. Why » mengapa mereka membeli produk kita
4. Apakah pembeli menggunakan rasio (logika) atau emosional?

Hukum ekonomi berkata
“Semakin tinggi permintaan, penawaran menjadi rendah, harga akan naik dan semakin rendah permintaan, penawaran akan tinggi dan harga menjadi turun”
Secara rasional hukum ekonomi berkata demikian namun pertanyaan Pak Glen yang cukup membuka pikiran “pasar Indonesia rasional atau emosional” ternyata pasar di Indonesia adalah emosional, apa buktinya?menurut Pak Glen buktinya adalah saham, ketika harga saham anjlok orang akan beramai2 menjual padahal seharusnya saat tepat untuk membeli, sedangkan ketika harga naik orang akan beramai2 membeli.
Bukti tersebut menurut saya sekarang sedang terjadi, saham saat ini sedang lesu orang berbondong2 menjual sahamnya dan beramai2 membeli logam mulia (emas, dinar) padahal harga emas sedang melambung tajam.

Ketika pasar menganut system emosional seperti ini maka kita harus mampu masuk ke alam emosi customer kita. Oleh karenanya dengan mampu menentukan segmen produk kita maka group customer makin mengecil dan detail sehingga emosional kita semakin terasah untuk memenuhi kemauan/kebutuhan customer. Pasar diibaratkan piramida, semakin mengkerucut harga akan semakin tinggi.

Kesimpulan saya adalah segmentasi memudahkan kita menentukan harga jual produk (tinggi atau rendah). Kini mulailah kita menentukan segmentasi produk kita. Sentuhlah ia tepat di hatinyan, ia kan jadi milikmu (lagunya ari lasso)

Semangat…

Demikian sharing ala Henri King yang lain silahkan menambahkan jika ada salah dalam penyampaian mohon koreksi :)

Matur nuwun


Henri King
Learning by Doing
TehSirihMerah. com │ PuteriCantik. com
☎ 081808606113
✉ henri@tehsirihmerah. com

Share